|
1. Hand Drill
Metode ini
adalah metode yang paling primitif diantara metode lainnya. Disini anda harus
menyalakan api menggunakan kayu poros yang diputar dengan tangan kosong.
![]() |
Pertama,
siapkan berbagai bahan yang mudah terbakar..misalnya saja rumput kering, daun
kering, dll.
Kedua, siapkan
ranting kayu kering yang panjang sebagai poros, sebuah papan kayu sebagai
alas, dan selembar daun sebagai tempat serbuk kayu yang terbakar.
Ketiga, pada
papan kayu (alas)..buatlah titik yang besarnya kurang lebih sama dengan poros
kayu, kemudian potong pada tepinya membentuk huruf V agar serbuk api bisa
jatuh ke daun.
![]()
Keempat,
letakkan daun tepat dibawah papan kayu (alas), kemudian mulai putar kayu
poros dengan tangan hingga terbentuk api.
Kelima, ambil
serbuk api yang tercipta dan letakkan di bahan mudah terbakar yang sudah anda
siapkan. Tiup pelan-pelan hingga api membesar
|
|
2. Fire Plough
Berbeda dengan
hand drill, kayu poros di teknik Fire Plough tidak diputar. Dengan teknik
ini, kayu digesekkan kedepan dan ke belakang hingga tercipta serbuk kayu yang
terbakar.
|
Pertama,
siapkan bahan yang mudah terbakar (rumput kering, daun kering, dsb)
Kedua, siapkan
kayu ranting yang kering dan cukup panjang serta sebuah kayu sebagai alas.
Ketiga, buat
lekukan panjang di kayu alas sebagai tempat gesekan sekaligus penampungan
serbuk kayu yang terbakar.
![]()
Keempat, mulai
gesekkan kayu poros dengan kayu alas hingga serbuk kayu yang terbakar mulai terkumpul.
Kelima,
letakkan serbuk kayu yang terbakar di kumpulan daun atau rumput kering. Tiup
hingga api membesar.
|
Friday, July 4, 2014
Ada beberapa metode untuk menyalakan api dengan gesekan kayu
Kamu dapat mencari informasi lain tentang asal usul bangsa bangsa indonesia
Asal Usul bangsa Indonesia
A.
Teori Awal Tentang Yunan
Sejarah Kuno sekaligus arkeolog
dari austria, yaitu Robern Barron Von Haine Geldern (1855-1968). Pada masa
lampau telah terjadi perpindahan (migrasi) secara bergelombang dari Asia
sebelah Utara menuju Asia bagian Selatan. Mereka ini kemudian mendiami wilayah
berupa pulau-pulau yang terbentang dari Madagaskar (Afrika) sampai dengan pulau
Paskah (chili), Taiwan, dan Selandia baru yang selanjutnya wilayah tersebut
dianmakan wilayah berkebudayaanAustronesia. Teori ini masih sangat lemah
(kurang akurat) karena hanya didasarkan pada bukti-bukti kesamaan secara fisik
seperti temuan benda-benda arkeologi ataupun kebudayaan megalitikum.
B.
Teori Linguistik
Dari keseluruhan bahasa memiliki
rumpun yang sama, yaitu rumun Austronesia diFormusa atau dikenal dengan rumpun Taiwan.
Asal usul suatu bangsa dapat ditelusuri melalui pola penyebaran bahasanya
menyebar ke Filipina,Indonesia,Madagaskar,hingga ke wilayah pasifik.
C.
Pendekatan Teori genetika
Asal usul bangsa indonesia bisa
dipastikan bukan berasal dari Yunan, akan tetapi berasal dari bangsa
Austronesia yang mendiami kepulauan
formosa. Hingga saat ini masih dilakukan berbagai kejadian mendalam untuk
memperkuat pendugaan melalui pendekatan ligustik.
D.
Jalur Migrasi
Pada periode
3000 hingga 2000 sm, migrasi juga dilakukan kebagian barat yang dilakukan oleh
mereka yang sebelumnya menghuni
kalimantan dan sulawesi menuju jawa dan sumatera. Selanjutnya hijrahpun
diteruskan menuju semenanjung melayu hingga keseluruh wilayah di Asia Tenggara.
Proses migrasi berulang-ulang dan menghabiskan masa ribuan tahun tidak hanya
membentuk keanekaragaman budaya baru, akan tetapi juga pola ponuturan (bahasa)
baru
Asal
Usul Bangsa Indonesia
Sumber
Buku Merah “ I wayar bardika”
|
Gelombang
|
Suku bangsa dan jalur kedatangan
|
Peninggalan budaya dan keturunan
|
|
Pertama
|
-
Proto melayu tahun 2500 sm
-
Jalur barat semenanjung
melayu-sumatera
-
Jalur timur filipina
-
Sulawesi
|
-
Kapak lonjong
-
Kapak persegi
-
Keturunan
tiraja,nias,dayak,batak.
|
|
Kedua
|
-
Deutre melayu tahun 500 sm
-
Jalur barat semenanjung malaya
-
Sumatera dan menyebar keseluruh
indonesia
|
-
Kapak corong
-
Kapak sepatu
-
Nekara
-
Bejana perunggu
-
Keturunan jawa,
melayu,bugis,minang.
|
Fungsi dan peranan artefak
|
NO
|
Karakteristik Artefak
|
Fungsi / Peranan
|
Contoh Gambar masa pra aksara
|
Contoh Gambar masa kini
|
|
1
|
Mengandung unsure berwarna
|
Menunjukan telah ada teknologi pada
zaman pra aksara
|
|
|
|
2
|
Mempunyai
bagian benda yang keras
|
Mengetahui keberadaan alat-alat
perkakas zaman pra aksara
|
|
|
|
3
|
Bukan bentuk secara alamiah sebab ada
campur tangan dengan manusia
|
Membuktikan kehidupan zaman pra aksara
|
|
|
Peranan Abris sous roche
Abris sous roche
|
NO
|
Karakteristik Abris Sous Roche
|
Fungsi / Peranan
|
Contoh Gambar masa pra aksara
|
Contoh Gambar masa kini
|
|
1
|
hasil kebudayaan mesolithikum
|
Sebagai tempat tinggal manusia purba
|
|
|
|
2
|
Gua yang
digunakan sebagai tempat tinggal
|
Sebagai tempat berlindung dari cuaca
|
||
|
3
|
gua itu berbentuk ceruk ceruk di dalam
batu karang
|
Sebagai tempat berlindung dari
binatang buas
|
Fungsi Kjokkenmoddinger
Kjokkenmoddinger
|
NO
|
Karakteristik Kjokkenmoddinger
|
Fungsi / Peranan
|
Contoh Gambar masa pra aksara
|
Contoh Gambar masa kini
|
|
1
|
Timbunan atau tumpukan kulit kerang
dan siput yang mencapai ketinggian 7m
|
Menunjukan bahwa manusia purba pada
saat ini sudah menetap
|
|
|
|
2
|
tumpukan kulit kerang dan siput yang
sudah membatu atau menjadi fosil
|
Mengetahui kehidupan zaman pra sejarah
|
||
|
3
|
sisa makanan manusia purba yang hidup pada masa mesolitikum atau masa
perubahan antara zaman batu ke zaman perunggu sekitar 3000 tahun – 5000 tahun
sebelum masehi
|
Tempat pembuangan sampah pada zaman
pra sejarah
|
Identifikasi perbedaan sejarah dan praaksara
Sejarah
Ada bukti tulisan
kehidupan kompleks dan menetap & sistem sosial terorganisir
sudah mengenal pendidkan dan kebudayaan
menganut agama Hindu&budha(Agama etimologi = bukan main main)
Ladang menetap
Alat alat emas perak untuk alat pembayaran
Pemerintahan dipimpin oleh raja
Pakaian dibuat dari kain
kehidupan kompleks dan menetap & sistem sosial terorganisir
sudah mengenal pendidkan dan kebudayaan
menganut agama Hindu&budha(Agama etimologi = bukan main main)
Ladang menetap
Alat alat emas perak untuk alat pembayaran
Pemerintahan dipimpin oleh raja
Pakaian dibuat dari kain
Praaksara
tidak ditemukan peninggalan tertulis
kehidupan normal
hanya berburu dan mengumpulkan makanan
menganut agama animisme dan dinamisme
ladang berpindah pindah
Mengunakan barter
Alat alat dibuat dari batu
Pemerintahan dipimpin oleh kepala suku
pakaian dibuat dari kulit hewan
Pengertian sejarah dan praaksara secara etimologi & terminologi
Etimologi(Source Wikipedia)
Kata sejarah secara harafiah berasal dari kata Arab (شجرة: šajaratun) yang artinya pohon. Dalam bahasa Arab sendiri, sejarah disebut tarikh (تاريخ ). Adapun kata tarikh dalam bahasa Indonesia artinya kurang lebih adalah waktu atau penanggalan. Kata Sejarah lebih dekat pada bahasa Yunani yaitu historia yang berarti ilmu atau orang pandai. Kemudian dalam bahasa Inggris menjadi history, yang berarti masa lalu manusia. Kata lain yang mendekati acuan tersebut adalah Geschichte yang berarti sudah terjadi. Dan bahasa turki Nirleka Nir adalah tidak & leka adalah tulisan
Prasejarah berasal dari 2 kata yaitu Pra adalah sebelum dan sejarah aksara/tulisa
Prasejarah berasal dari 2 kata yaitu Pra adalah sebelum dan sejarah aksara/tulisa
Terminologi
Sejarah adalah masa lalu ketika manusia sudah mengenal tulisansejarah adalah kejadian dan peristiwa yang benar benar terjadi pada masa lampau (KBBI)Prasejarah adalah zaman dimana sejarah belum terbentuk atau zaman dimana sejarah belum terbentuk atau zaman dimana seajrah belum terbentuk atau zaman dmana manusia belum mengenal tulisan sehingga sejarah pada masa lalu diwariskan tulisanPrasejarah istilah yang digunakan untuk merujuk kepada masa dalam catatan sejarah yang tertulis belum tersedia prasejarah adalah zaman ketika mansia hidup dikebudayaan yang belum mengenal tulisa
Subscribe to:
Posts (Atom)




















